Terlahir sebagai seorang muslim dan dibesarkan di lingkungan
muslim yang taat di Turki, Ozil pun tumbuh juga sebagai seorang muslim yang
baik. Ozil memang dikenal sebagai pesepakbola yang alim dan taat beribadah.
Lihat saja bagaimana ia tidak pernah melupakan ritual sholat dan mengaji
sebelum bertanding. Bahkan di lapangan sebelum pertandingan dimulai pun, ia
tidak pernah lupa menengadahkan tangan tanda berdoa. Padahal kini ia tinggal di
salah satu kota yang jauh dari nuansa islami, yaitu kota London, Inggris
Dan hidup sebagai pemain sepakbola beragama Islam ternyata
memang menjadi cobaan berat tersendiri bagi para pemain muslim. Dan hal
tersebut tentu saja berlaku untuk Mesut Ozil. Memperkuat salah satu klub di
inggris, Arsenal, mau tidak mau ozil memang wajib menurut pada setiap aturan
klub termasuk aturan bahwa tidak ada perbedaan dan dispensasi apa-apa bagi
pemain Islam yang berpuasa. Itu artinya Ozil dipaksa untuk tetap berpuasa dan berlatih
meski hal itu sangat berat.
Karena itulah, Ozil pun kabarnya terpaksa meninggalkan
ibadah Puasa selama bulan Ramadhan. sehingga Ozil dituntut tetap fit saat
berlatih dan hal itu tentunya sulit untuk didapat jika ia tetap berpuasa.
Namun begitu, Ozil sendiri pernah menyatakan ia berjanji
akan melunasi hutangnya berpuasa di luar bulan Ramadhan. Selain itu jika tengah
libur berlatih, ia sempat menyatakan akan menyempatkan diri berpuasa.
Sejak 2007 Özil secara resmi menanggalkan kewarganegaraan
Turki dan beralih menjadi Jerman. Meski tim nasional Turki menuntut kembalinya
'si anak hilang'. Buat Turki, memperjuangkan Özil bukan hanya berharga dari
segi olahraga, tapi juga gengsi. Hanya saja perhimpunan sepakbola Jerman DFB
enggan melepas gelandang tengah yang kala itu masih berusia 18 tahun.
"Kami akan melakukan semuanya agar dia dapat bermain
untuk kami," papar pelatih nasional Turki waktu itu, Fatih Terim, yang
senang melontarkan pernyataan tajam dengan cara menyindir tentang urusan dalam
negeri. Özil pada waktu itu bermain untuk Jerman dalam pertandingan
persahabatan dan secara teoretis, dia juga dapat bermain untuk Turki. Baru
setelah pertandingan resmi – yaitu kualifikasi Piala Eropa atau pertandingan
Piala Dunia – seorang pemain tidak lagi dapat berganti tim nasional. Özil pun
jual mahal.
Akhirnya, Özil menolak tawaran Terim dan bermain untuk tim
nasional Jerman U-21 dalam pertandingan antar negara. Ia yakin ingin bermain
untuk Jerman, demikian diungkapkan Özil. Meski hal itu diucapkan dengan tegas
olehnya, Özil terkadang terlihat bimbang dalam menetapkan pendiriannya.
Biografi Singkat
Mesut Özil merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan
Jerman keturunan Turki yang lahir pada tanggal lahir 15 Oktober 1988 di
Gelsenkirchen, Selambatnya sejak pertandingan antara Jerman dan Australia di
babak penyisihan grup Piala Dunia 2010, Mesut Özil merebut perhatian dunia
internasional. Beberapa harian Eropa bahkan cukup berani untuk menyamakan Özil
dengan pesepakbola terbaik dunia, Lionel Messi..
Pemuda ini sejak lama menjadi sensasi, jauh sebelum Piala
Dunia bergulir. Sejak beberapa tahun yang lalu, persatuan sepakbola Jerman dan
Turki memperebutkan pria kelahiran Gelsenkirchen ini bak memperebutkan bocah
yang hilang. Ozil sendiri memulai karir masa mudanya dengan bermain di berbagai
klub di kota gelsenkirchen dan kemudian bermain selama lima tahun untuk
Rot-Weiss Essen.
Pada tahun 2005, ia pindah ke departemen remaja klub Schalke
04. dia bermain sebagai gelandang dan ia memakai nomor 17 sebagai nomor punggungnya
di Schalke, setelah bermain sebagai playmaker dan gelandang tengah dan ia
menggantikan lincoln yang sedang tersuspensi Liga Pokal dalam pertandingan
melawan Bayern München dan Bayern Leverkusen.
dia digambarkan sebagai ' The Next Big Thing' oleh
manajernya namun kemudian dia bermasalah dengan manajemen klub dan kemudian
pindah ke klub Werder Bremen.
Pada tanggal 31 januari 2008, ia pindah ke klub Werder
Bremen dengan biaya mencapai € 4,3 juta, ia dikontrak oleh klub jerman itu
sampai 30 juni 2011. ia masuk sebagai gelandang yang menggantikan Diego Ribas
dan ia berhasil mengalahkan Bayern Leverkusen 1-0 dalam DFB Pokal tahun 2009.
selama di Werder Bremen Ozil telah membukukan 16 assist pada musim 2009 dan
membuat dampak yang sangat signifikan bagi tim Bremen.
Karena penampilan gemilang di Piala Dunia FIFA 2010, ia
diakui sebagai pesepak bola muda Eropa yang potensial. Pada tanggal 17 agustus
2010 Werder Bremen mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid.
Ia ditransfer oleh Real Madrid sekitar € 15,000,000. Dia melakukan debutnya
bersama Real Madrid pada tanggal 22 Agustus di pertandingan persahabatan
melawan tim Hercules, yang diakhiri dengan kemenangan Real Madrid 3-1. Di Spanyol
ia mendapatkan julukan El Búho (Si Burung Hantu) karena kemampuan operannya
yang teliti meliputi sudut yang luas.
Sedangkan karirnya di Timnas Jerman ia sudah memulainya
sejak bulan september 2006, ia telah dipanggil oleh timnas U-17 jerman. pada
tahun 2007, ia telah menjadi anggota Timnas Jerman U-21. pada tanggal 29 juni
2009, Ozil terpilih menjadi Man Of the Match dalam kemenangan 4-0 atas inggris
di final U-21 kejuaraan Eropa. dia melakukan debut bersama timnas sepak bola
senior jerman dalam laga persahabatan melawan Norwegia pada tangal 11 februari
2009. dia mencetak gol pertamanya untuk timnas senior laga persahabatan melawan
afrika selatan pada tanggal 5 september di kota Leverkusen. Özil merupakan
pemain inti dalam skuat jerman dalam Piala Dunia FIFA 2010 & 2014
KaryaKarir Senior
2013-Arsenal
2010-2013 Real Madrid
2008–2010 Werder Bremen
2006–2007 Schalke
Karir Timnas
2009– Jerman
2007– Jerman U-21
2006–2007 Jerman U-19
Karir Junior
2005–2006 Schalke 04
2000–2005 Rot-Weiss Essen
1999–2000 DJK Falke Gelsenkirchen
1998–1999 DJK Teutonia Schalke-Nord
1995–1998 DJK Westfalia 04 Gelsenkirchen

Tidak ada komentar:
Posting Komentar